Seksi Itu Dosa...


eee tak malu
tak pakai baju
kata surayya (3 tahun)
melihat gadis di Alamanda
yang dibanjiri manusia
tatkala Deepavali
dan kami mencutikan diri

seksi...
kata Iman (5 tahun)
seksi tu apa kakak?
tanya surayya
seksi tu dosa...
surayya macam terdiam

fuh..lega rasanya dengan jawapan diberi Iman
nasib baik Surayya tak tanya
dosa tu apa
kalau tidak..
bukan kata Iman susah nak jawab
mama dan abah pun belum tentu dapat jawab
ikut spec Surayya

nampaknya adik faham maksud dosa
tapi belum faham apa itu seksi
..kata encik suami padaku

tapi memang
bila berjalan dalam lautan manusia itu
mata macam tak sanggup nak pandang
nanti terlanggar pulak ye tak

kalau tak tutup aurat pun..
pakailah sopan sikit..
jarang encik suami berdengus macam tu
sah!memang sangat kritikal ni

tak pandai saya nak komen fesyen sekarang ni
tak faham konsep apa yang nak ditonjolkan
menutup atau membungkus?
atau menunjuk?

saya pun kena study balik dari basic
back to the root sista!

Semua itu hanya alasan

Saat tubuh segar bugar,
Dihiasi busana berkilauan,
Jejaka menatap, bergetar keimanan,
Walau gaya potongan menidakkan suruhan TUHAN,
Dek mengikut tema dan kesesuaian zaman,
Sedangkan semua itu hanya alasan!

Saat mata melihat,tidak buta,
Dipandang, memandang kecantikan ‘taman larangan’,
Putih gebu, hitam manis, melonjak keghairahan,
‘Si ikan ada didepan si kucing jantan’,
Peluang keemasan, jangan disiakan,
Sedangkan semua itu hanya alasan!

Saat telinga mendengar, tidak tuli,
Suara manja menggoncang iman,’ halwa’ pendengaran,
Berita sensasi, gossip terkini,
Alunan cinta nafsu, membuai keasyikan,
Sekadar berhibur penawar kepenatan,
Sedangkan semua itu hanya alasan!

Saat mulut berbicara, tidak bisu,
Patah kata umpat-umpatan,
Bicara kesat, membuak kemarahan,
Biar luahan sangat melukakan,
Asal diri puas menuturkan,
Tercapai hasrat, maksud dan tujuan,
Konon perbincangan berpaksi kebenaran,
Sedangkan semua itu hanya alasan!

Beringatlah wahai tubuh yang segar bugar,
Beringatlah mata yang tidak buta,
Beringatlah telinga yang tidak tuli,
Beringatlah mulut yang tidak bisu,
ALLAH SWT tidak pernah lalai menyaksikan,
Malaikat di kiri kanan setia mencatat amalan,
Bertaubatlah, pohon keampunan.

Jangan menunggu mata rapat terpejam,
Telinga pekak, tidak mampu mendengar,
Mulut terkatup rapat, tidak sepatah terluah,
Tubuh segar, kaku di pembaringan,
Ketika itu, tiada guna penyesalan,
Kelak 'alasan' makan tuan!

Mencari dan terus mencari cinta ILAHI.Noraslina binti Jusin


Comments

Popular posts from this blog

Rahsia Sirap sedap terbongkar!

Rumahku wangi..syurgaku..